Archive for May, 2007

Chapter V

Friday, May 11th, 2007

secangkir kopi di sore ini mungkin akan sedikit memberi rasa segar di badan dan

otak. tapi siapa yang bisa menjamin? tidak ada seorangpun yang bisa menjamin bahwa

kopi yang aku pilih adalah yang terbaik untukku sore ini. ya, tidak ada seorang

pun yang bisa menjamin. namun, ketika yang tersedia hanyalah satu mug kopi pahit

dan kental, apa akan ku minum juga?
sepertinya iya. i think, i don’t have that much options.
aku ingin tertawa, karena memang hanya satu mug kopi ini yang aku punya. pahit,

kental dan hitam seperti kulitku yang selalu terbakar matahari kota ini.
dan kucicip kopi dalam mug itu…ya, pahit, kental, dan panas..selera beberapa

orang mungkin, tapi yang jelas bukan seleraku. aku tidak begitu suka kopi pahit,

aku butuh sedikit gula dalam kopi ini. tapi yang ada sekarang dan tak bisa kutolak

adalah kopi ini. ku minum dua teguk kopi dalam mug itu. segar dan pahit bercampur.
dan aku tersenyum…
mungkin jalan yang ditempuh manusia memang harus seperti itu. pahit di awal dan

segar di akhir…mungkin memang harus seperti itu…mungkin…
tidak ada yang tahu..
hanya kamu yang tahu, karena kamu yang berjalan di jalanmu sendiri…